UANG merupakan alat tukar yang sejak era dahulu kala hingga kini bahkan bagi masa depan akan terus serta senantiasa terpakai. Segalanya membutuhkan uang tanpa uang segalanya tak akan terwujud, namun uang bukanlah segalanya.
Antara kebutuhan atau kepentingan atau keinginan ketiganya memerlukan uang untuk dapat kita mewujudkannya begitu sebaliknya. Lantas apa saja yang termasuk kebutuhan? … Seperti kita ketahui bersama yakni bahan sandang, pangan serta papan. Ketiganya merupakan skala prioritas/ hal yang paling utama yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Segala metode atau teknik semua orang berusaha untuk dapat mewujudkannya.
Terlebih lagi keuangan di era pandemi COVID19 yang masih berlangsung & belum jelas kapan akan akhirnya. Yang membuat kesemua sektor keuangan baik itu dalam skup individu, keluarga, kelompok masyarakat hingga bernegara maupun skala internasional serba tidak terarah. Ini semua mengakibatkan sistem perekonomian skala lokal, nasional hingga internasional semakin tidak jelas arah juga tujuannya bahkan di beberapa negara mengalami krisis keuangan.
Ini hal yang sangat mudah untuk dapat kita atasi salah satunya dengan perencanaan keuangan. Bila sebagai individu kita bisa membuat manajemen keuangan yang tepat dan terarah yang bermakna efektif juga efisien serta memiliki tujuan yang tak hanya jelas namun super jelas.
Tak perlu kita menyewa konsultan keuangan cukup kita jadikan diri kita sebagai konsultan keuangan. Hal sederhana yang dapat kita perbuat yakni cukup dengan menjadikan sebuah buku besar menjadi jurnal umum yang berisikan rincian berupa kredit maupun debit dari seluruh keuangan kita.
Sepele memang untuk dapat kita lakukan namun sangat efektif bagi diri kita yang suka mengevaluasi dan juga dapat kita jadikan sebagai bahan bacaan bagi keefektifan diri kita dalam menata keuangan. Jika hal ini dapat kita jadikan sebagai sebuah kebiasaan, nantinya pasti akan berdampak bagi diri kita untuk senantiasa disiplin serta tepat arah dalam melakukan berbagai hal. Jika hal yang sederhana dan terkecil saja kita dapat lakukan pasti hal yang besar pun dapat kita lakukan sebaik mungkin.
Terlebih lagi di saat kini musim pandemik COVID19 yang masih berlangsung tanpa akhir kejelasan. Bagi sebagian orang ada yang panik dan ada pula yang menganggap biasa- biasa saja. Karena kita semua berawal dari sebuah kebiasaan. Jika pribadi kita sering bersikap masa bodoh, cuek atau bahkan tidak disiplin ini akan berdampak terutama pada saat tiada uang, atau ada uang namun masih kurang mencukupi berbagai kebutuhan akan hidup yang harus kita penuhi.
Alhasil ada sebagian orang yang melakoni dengan jalan pintas untuk dapat mengkonkritkan berbagai macam kebutuhan hidupnya. Namun ada pula orang yang masih eksis dan konsis dengan berusaha mewujudkannya dengan jalan alami/ natural baik dengan berniaga, bekerja, mengajar baik itu secara online maupun offline. Banyak teknik untuk dapat kita lakoni dalam masa pandemik ini. Lakukan yang terbaik dengan saling memberikan manfaat bagi sesama. Insya Allah akan senantiasa berkah.
Salah satunya jika kita ingin mendapatkan hasil untuk dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan yang akan kita wujudkan yakni dengan kita niatkan sebagian untuk kita sisihkan bagi orang di sekitar kita terutama yang tidak mampu secara finansial. Meski baru kita niatkan saja, insya Allah dengan upaya serta doa segala kebutuhan yang kita ingin wujudkan akhirnya akan terwujud serta orang yang kita akan berikan sedekah akan meraskan manfaat dari apa yang kita berikan.
Tangan di atas lebih berarti dibandingkan dengan tangan di bawah …
Mari senantiasa kita tata keuangan kita, keluarga juga skup lainnya yang dapat kita perbuat sebaik mungkin agar situasi dan kondisi di luar dugaan yang tak kita inginkan ternyata terjadi kesemuanya dapat kita atasi dengan sebaik mungkin dengan cara yang baik dan bijak, efektif juga efisien.